Sebar iklan WhatsApp sesuai aturan Meta: broadcast ke pelanggan yang sudah memberi izin, iklan Klik ke WhatsApp untuk calon pembeli baru, lalu chatbot, live agent, dan CRM untuk menindaklanjuti chat.
Banyak jasa sebar iklan WA mengirim promo ke nomor yang tidak jelas asalnya atau menempelkannya di grup. Risikonya ditanggung nomor bisnis Anda.
WhatsApp Business Messaging Policy mewajibkan penerima memberi izin. Promo tanpa izin termasuk pelanggaran.
Penerima yang terganggu memblokir dan melaporkan nomor Anda. Rating kualitas turun, lalu nomor bisa dibatasi atau diblokir.
Promo di grup tidak punya laporan. Anda tidak tahu siapa yang membaca, apalagi yang tertarik.
Baca juga panduan cara WhatsApp blast tanpa diblokir.
Jalankan satu jalur dulu, atau ketiganya sekaligus agar saling tersambung.
Promo dikirim lewat WhatsApp Business API memakai template yang disetujui Meta, hanya ke kontak yang sudah memberi izin.
Tim performance marketing kami mengelola iklan Facebook dan Instagram. Tombolnya membuka chat ke nomor bisnis Anda, jadi calon pembeli yang memulai percakapan.
Chatbot menjawab pertanyaan awal, lalu live agent mengambil alih lewat platform omnichannel CRM dan chatbot WhatsApp kami.
Promo di luar jendela layanan 24 jam memakai template Marketing yang disetujui Meta. Lihat contoh template pesan WhatsApp blast.
Kelompokkan kontak sesuai riwayat belanja, lalu sapa tiap penerima dengan namanya lewat variabel template.
Atur tanggal dan jam broadcast lebih awal, misalnya menjelang akhir pekan.
Kampanye Facebook dan Instagram dikelola tim performance marketing kami, dengan budget yang Anda tentukan.
Chat dari iklan dan balasan broadcast dijawab chatbot dulu, lalu diteruskan ke live agent bila perlu.
Status terkirim dan dibaca tampil real-time di dashboard untuk membandingkan hasil antarkampanye.
Iklan produk baru membuka chat, chatbot mengecek stok, pembeli yang opt-in menerima info restock.
Iklan menu baru mengarah ke chat pemesanan, pelanggan yang opt-in menerima promo akhir pekan.
Calon pembeli bertanya soal unit lewat chat dari iklan, lalu agen menjadwalkan kunjungan.
Chat dari iklan test drive diteruskan ke sales, pelanggan lama menerima info servis lewat broadcast.
Iklan pendaftaran membuka chat, chatbot mengirim info program, lalu admin menindaklanjuti.
Pertanyaan paket liburan dari iklan dijawab agen, pelanggan yang opt-in menerima penawaran baru.
| Aspek | Iklan WhatsApp Resmi (Sahridaya) | Sebar Iklan Manual / Grup | Aplikasi Blast Tidak Resmi |
|---|---|---|---|
| Sesuai kebijakan WhatsApp | Ya ✓ | Rawan melanggar | Tidak ✗ |
| Penerima promo | Kontak yang sudah opt-in ✓ | Anggota grup yang tidak meminta | Database nomor tanpa izin |
| Menjangkau calon pembeli baru | Lewat iklan Klik ke WhatsApp ✓ | Hanya grup yang diikuti | Ke nomor acak |
| Risiko nomor dibatasi atau diblokir | Rendah, selama sesuai kebijakan | Tinggi | Tinggi ✗ |
| Laporan terkirim & dibaca | Real-time ✓ | Tidak ada | Terbatas |
| Tindak lanjut chat | Chatbot, live agent, CRM ✓ | Manual satu per satu | Terbatas |
Broadcast dan iklan Klik ke WhatsApp dihitung terpisah.
Sejak 1 Juli 2025, Meta menagih per template terkirim. Balasan dalam jendela layanan 24 jam gratis. Detail fitur ada di halaman jasa WhatsApp blast.
Budget iklan dibayar ke Meta dan besarnya Anda tentukan. Ruang lingkup dan biaya pengelolaan disepakati setelah konsultasi.
Untuk WhatsApp marketing di Indonesia, Anda tidak perlu mengurus tiga vendor berbeda.
Performance marketing, WhatsApp Business API, dan CRM ada di Sahridaya, jadi iklan, broadcast, dan chatbot disusun dalam satu rencana.
Broadcast lewat API resmi dengan template yang disetujui dan penerima opt-in, iklan lewat Meta Ads Manager.
Status terkirim dan dibaca tercatat real-time, jadi kampanye berikutnya disusun dari data.
Tiga jalur resmi, terpisah atau bersamaan: broadcast lewat WhatsApp Business API ke kontak yang sudah opt-in, iklan Klik ke WhatsApp di Facebook dan Instagram, serta tindak lanjut chat dengan chatbot, live agent, dan CRM.
Tidak. WhatsApp Business Messaging Policy mewajibkan penerima memberi izin. Promo tanpa izin melanggar kebijakan itu, memicu blokir dan laporan yang menurunkan rating kualitas nomor, dan bisa membuat nomor dibatasi atau diblokir.
Iklan dibuat di Meta Ads Manager, tayang di Facebook atau Instagram, dan tombolnya membuka chat WhatsApp bisnis Anda. Jika chat dari iklan dibalas dalam 24 jam, semua pesan pada 72 jam berikutnya bebas biaya pesan Meta. Iklan di tab Pembaruan WhatsApp (Status dan Saluran) adalah format lain yang diperkenalkan Meta.
Broadcast dihitung per pesan sesuai volume, misalnya paket Starter Rp 390 untuk Utility dan OTP serta Rp 670 untuk Marketing. Budget iklan Klik ke WhatsApp Anda tentukan dan dibayar ke Meta, sedangkan ruang lingkup dan biaya pengelolaan disepakati setelah konsultasi.
Ya, bila dikirim di luar jendela layanan pelanggan 24 jam. Template wajib disetujui Meta, masuk kategori Marketing, Utility, atau Authentication, dan bisa memuat variabel seperti nama pelanggan.
Setup WhatsApp Business API umumnya kurang dari 24 jam setelah dokumen bisnis lengkap. Jadwal iklan Klik ke WhatsApp dibahas saat konsultasi.
Ceritakan produk dan target pembeli Anda. Tim Sahridaya membantu memilih jalur yang pas: broadcast, iklan Klik ke WhatsApp, atau keduanya.