Tantangan terbesar bisnis retail bukan di awareness.
Orang sudah tahu tokomu ada. Mereka mungkin pernah lewat, pernah lihat papan nama, bahkan pernah masuk sekali dua kali. Tantangannya adalah: bagaimana kamu muncul di kepala mereka tepat saat mereka lagi ada di dekat tokomu dan sedang dalam mode belanja?
SMS LBA menjawab pertanyaan itu secara sangat literal.
Retail punya karakteristik yang membuat SMS LBA relevan secara natural:
Keputusan pembelian sering terjadi secara spontan. Berbeda dari pembelian besar seperti properti atau kendaraan yang butuh pertimbangan panjang, retail sering melibatkan keputusan yang dibuat di tempat. Pesan yang masuk tepat saat seseorang lagi ada di area shoppingmu bisa jadi trigger yang efektif.
Lokasi adalah variabel utama. Toko di Mal A tidak relevan untuk orang yang lagi ada di Mal B yang berbeda kota. SMS LBA memungkinkan kamu hanya menyentuh orang yang secara fisik ada di zona relevan.
Ada momen yang bisa diprediksi. Weekend, jam makan siang, hari gajian, menjelang hari raya. Retail punya ritme traffic yang bisa dipakai untuk mengatur timing pengiriman SMS LBA secara strategis.
Drive traffic ke toko saat sepi. Kirim promo flash ke orang-orang yang sedang ada di area mall atau kawasan pertokoan pada hari/jam yang biasanya traffic-nya rendah. Bukan ke seluruh kota, cukup ke yang sudah di dekat situ.
Aktivasi cabang baru. Toko baru buka di suatu area? Gunakan LBA untuk menjangkau semua orang yang punya histori kunjungan di area tersebut dalam 30-60 hari terakhir. Mereka sudah terbukti mobile di area itu.
Retarget pengunjung yang belum konversi. Seseorang pernah masuk area mall tempatmu berjualan tapi tidak masuk toko. Dengan LBA berbasis histori kunjungan, kamu bisa kirim reminder atau penawaran beberapa hari kemudian.
Push promo di area kompetitor. Ini yang sering tidak terpikirkan. Kalau ada gerai kompetitor di dekat tokomu atau di kota lain, kamu bisa menjangkau orang yang pernah berkunjung ke area tersebut dengan pesan perbandingan atau penawaran yang kompetitif.
Zona target terlalu luas. Radius 5 km di kota besar itu sudah mencakup ratusan ribu orang. Bukan berarti semua relevan. Kalau tokomu ada di dalam mall, targetkan orang yang ada di dalam atau sangat dekat mall itu, bukan seluruh kecamatan.
Pesan tidak spesifik. “Promo hari ini, kunjungi toko kami!” tidak cukup. Orang perlu tahu: promo apa, untuk produk apa, dan kenapa sekarang. Spesifisitas meningkatkan relevansi, dan relevansi meningkatkan respons.
Timing diabaikan. SMS LBA yang dikirim pukul 6 pagi untuk promo toko yang buka jam 10 membuang potensi. Kirim 30-60 menit sebelum atau saat target audiens kemungkinan besar sudah aktif dan mobile di area tersebut.
Kalau kamu belum pernah pakai SMS LBA untuk retail sebelumnya, mulai kecil.
Pilih satu cabang, satu area target yang terdefinisi, satu periode waktu, satu pesan. Ukur hasilnya: berapa yang masuk toko di hari yang sama, berapa transaksi yang bisa diattribute ke campaign. Baru scale ke cabang lain kalau sudah ada baseline yang bisa dijadikan acuan.
Untuk diskusi lebih lanjut tentang implementasi SMS LBA untuk bisnis retail, kamu bisa eksplorasi layanan SMS LBA Sahridaya atau hubungi tim kami untuk konsultasi awal.